ABDURRAHMAN ALFAJRI MOYANKAY'S السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Genderang Kalbu
Genderang Kalbu

Rabu, 12 Februari 2014




" Peratap Dusta"

Kini kau terbujur kaku...
Hilang riang canda berganti tangis penuh dusta disekelilingmu...
Silih berganti derai air mata tak putus saat diseka...
Menambah kesan haru pengharap iba...
Impian, harapan terputus...
Penerus menjadi penentu tiap pondasi yang telah kau bangun...
Meninggalkan kesan luka mendalam yang jauh dari kebenaran...
Ya...

Saat ini...
Daging yang dulu hangat berubah dingin...
Wajah yang dulu mengkilat kini telah pucat...
Cacing dan binatang tanah menantimu...
Penguasa alam gaib menanti jawabmu...
Ya...
Saat ini...
Tiada terfikir akan amal apa yang kau siapkan menghadap Sang Maha Tahu....
Semua meratap dusta...
Semua meratap apa yang tidak seharusnya mereka ratapi...
Ya...
Saat ini...
Mereka meratapi engkau yang pergi...
Mereka silap dan tak memikirkan pesan yang kau sampaikan...
Ya...
Melalui kepergianmu mengingatkan akupun kan mengalami hal yang sama denganmu...
ya...
Melalui kepergianmu mengingatkan aku untuk berbenah diri...
ya...
Melalui kepergianmu mengingatkan aku bahwa tiada yang paling berharga melainkan pahala dan amal baikku...
Ya...
Melalui kepergianmu Robbulalam mengingatkan aku..
.