Gelisahku kembali kepermukaan...
Kalbu yang kemarin tenang perlahan mengamuk...
Berkecamuk bagai riuh rendai rerumputan tersapu puting beliung...
Itulah harapanku...
Rumput nan lembut...
selalu mudah berbaur, pecahkan masalah didepanku...
Hampir gagah perkasa kalbuku hendak menantang....
Bagai keras, kuatnya Ulin yang terpaksa hengkang karena tabrakan angin topan...
Sombong nan angkuh dan tak pernah mau belajar dari kelembuatan ilalang...
Kembali harap nan do'a tenangkan jiwa...
Kalbu perlahan tenang bak air mengalir indah walau tahu dan sadar dihadapan segala sesuatunya dapat menjadi gelombang tsunami...
Semua tetap sama...
Kita adalah jawaban dari semua pertanyaan....
Kita yang lembut nan sabar...
Yang mau, rela berusaha namun tetap dijalan yang benar...
Yang tidak selalu dahaga akan indah dunia...
Yang sudi mengalah harapkan kemenangan hakiki...
Kita adalah kesejukan dari gersangnya rasa takut...
Kita adalah keajaiban

Tidak ada komentar:
Posting Komentar