Keangkuhan dan kesombongan alam sempit berfikirku,
Setinggi dan sekokoh barisan karang dipantai...
Setiap gelombang kebaikan mencoba mendobrak...
Kuhadang dengan kerdilnya diri...
Merasa hebat dan kuat dengan kesendirian...
Kegagahan itu perlahan goyah...
Merasa diri berlama waktu...
Badan kini telah tak utuh lagi...
Sang karang kuat, kropos dimakan zaman...
Kini badan telah renta akan keadaan...
Bimbang, penuh penyesalan akan sombongnya diri...
Tiada kata terlambat teriak hati situa bangka...
Takdir ada yang punya...
semua sisa waktu jadi penentu...
akankah diri bisa berbakti...
akankah diri bisa mengabdi...
akankah diri taksia - sia...
Diujung hayat menjadi bunga...
Diakhir jalan menjadi kenangan...
Setinggi dan sekokoh barisan karang dipantai...
Setiap gelombang kebaikan mencoba mendobrak...
Kuhadang dengan kerdilnya diri...
Merasa hebat dan kuat dengan kesendirian...
Kegagahan itu perlahan goyah...
Merasa diri berlama waktu...
Badan kini telah tak utuh lagi...
Sang karang kuat, kropos dimakan zaman...
Kini badan telah renta akan keadaan...
Bimbang, penuh penyesalan akan sombongnya diri...
Tiada kata terlambat teriak hati situa bangka...
Takdir ada yang punya...
semua sisa waktu jadi penentu...
akankah diri bisa berbakti...
akankah diri bisa mengabdi...
akankah diri taksia - sia...
Diujung hayat menjadi bunga...
Diakhir jalan menjadi kenangan...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar